Syarat, Ketentuan & Penafian Medis
DermatoAI Clinical Safety Protocol
1. Status Sistem: Alat Triase, Bukan Diagnosis Final
DermatoAI adalah purwarupa sistem kecerdasan buatan (AI) yang dirancang secara eksklusif sebagai alat bantu triase awal dan navigasi perawatan.
Layanan ini tidak memberikan diagnosis medis definitif, tidak dapat menggantikan peran dokter, dan tidak dimaksudkan untuk mengobati penyakit. Segala keputusan medis, penanganan tingkat lanjut, maupun peresepan obat wajib dilakukan melalui konsultasi tatap muka atau telemedisin resmi dengan tenaga medis profesional (Dokter atau Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin).
2. Batasan Teknologi dan Risiko Kesalahan (AI Limitations)
Sistem kecerdasan buatan DermatoAI memiliki batasan operasional yang harus Anda ketahui: Model AI kami dilatih menggunakan dataset gambar global yang mungkin belum sepenuhnya merepresentasikan keragaman genetik dan seluruh spektrum tipe kulit masyarakat Indonesia.
Sistem dapat menghasilkan positif palsu (menganggap kondisi ringan sebagai bahaya) maupun negatif palsu (menganggap lesi berbahaya sebagai jinak). DermatoAI dirancang dengan sistem pengaman internal untuk menolak memberikan analisis (abstain) apabila bukti visual dan riwayat medis bertentangan, atau memprioritaskan eskalasi langsung ke manusia pada kasus dengan risiko tinggi.
Apabila lesi Anda berubah warna, membesar dengan cepat, atau menunjukkan gejala klinis yang memburuk, abaikan hasil rekomendasi sistem ini dan segera periksakan diri ke dokter.